Canggihnya Robot Polantas di China, Sanggup Menilang Ribuan Pengendara Hanya dalam 3 Hari
Kehebatan 15 unit robot polantas berteknologi AI bernama Hangjing Zhixing di Hangzhou, China, yang tampil futuristis berdiri di atas kendaraan mini menyerupai segway. Dalam kurun waktu tiga hari operasional pertamanya, robot-robot ini sukses melakukan hampir 12.000 tindakan penindakan pelanggaran lalu lintas secara otomatis sekaligus membantu memberikan petunjuk arah bagi para wisatawan.
Inovasi teknologi yang dihadirkan oleh China seolah tidak pernah berhenti memukau dunia. Setelah sukses mengembangkan berbagai teknologi robotika canggih seperti robot humanoid yang mampu berlari maraton, menari, hingga bekerja di fasilitas pabrik manufaktur, Negeri Tirai Bambu kini melangkah lebih jauh dengan merambah sektor ketertiban lalu lintas. Langkah revolusioner ini ditandai dengan pengerahan skuad robot polisi lalu lintas (polantas) resmi pertamanya yang diterjunkan langsung ke jalan raya untuk mengatur arus kendaraan serta menindak para pelanggar aturan lalu lintas secara otomatis.
Skuad robot polisi lalu lintas berteknologi tinggi ini resmi mulai menjalankan tugas resminya di kota Hangzhou, yang merupakan ibu kota dari Provinsi Zhejiang, China. Peluncuran perdana ini dilakukan bertepatan dengan momen libur panjang Hari Buruh, sebuah periode ketika volume kendaraan di jalan-jalan utama kota mengalami lonjakan drastis dan memicu kepadatan lalu lintas yang sangat signifikan. Sebanyak 15 unit robot yang diberi nama Hangjing Zhixing disebar dan ditempatkan di berbagai lokasi yang sangat strategis, mulai dari persimpangan jalan dengan padat lalu lintas, kawasan komersial yang ramai, hingga destinasi wisata populer seperti area Danau Barat (West Lake).
Dari segi desain dan penampilan fisik, robot Hangjing Zhixing dibuat sangat menyerupai sosok petugas polisi manusia sungguhan. Memiliki tinggi badan mencapai sekitar 1,88 meter, robot ini dilengkapi dengan struktur tubuh lengkap yang mencakup bagian kepala, badan, tangan, serta kaki. Tidak hanya itu, penampilan fisiknya kian meyakinkan berkat atribut resmi polisi lalu lintas China yang dikenakannya, seperti topi seragam polisi, rompi keselamatan berwarna hijau neon yang mencolok, hingga desain sepatu yang disesuaikan dengan standar seragam petugas lapangan.
Meskipun memiliki bentuk kaki seperti manusia, robot-robot ini tidak bergerak dengan cara melangkah atau berjalan kaki di atas aspal. Keunikan utama dari operasional robot polantas ini terletak pada penggunaan kendaraan penggerak khusus. Masing-masing robot berdiri tegak di atas sebuah kendaraan kecil beroda empat yang mengusung konsep mirip segway namun didesain menyerupai mobil polisi miniatur. Kehadiran kendaraan mini ini memberikan mobilitas yang sangat tinggi, memungkinkan robot untuk bergerak maju, mundur, berputar arah, serta berpindah posisi secara lebih lincah dan efisien di tengah rumitnya lalu lintas persimpangan jalan.
Di balik penampilannya yang unik, robot Hangjing Zhixing dibekali dengan spesifikasi teknis dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang sangat bertenaga. Skuad robot ini didukung oleh kapasitas komputasi AI hingga 200 TOPS atau Trillion Operations per Second. Kemampuan komputasi yang tinggi ini memungkinkan robot untuk memproses data visual secara real-time, mengenali berbagai objek kendaraan maupun pejalan kaki dalam hitungan milidetik, menganalisis situasi jalan raya yang kompleks, serta mengambil keputusan tindakan secara cepat dan akurat. Untuk menunjang operasional harian yang intensif, robot ini ditenagai baterai efisien yang sanggup beroperasi secara terus-menerus selama 8 hingga 9 jam dalam sekali pengisian daya.
Dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, robot polantas ini dibekali dengan delapan jenis gerakan tangan standar yang telah disahkan secara resmi oleh Kementerian Keamanan Publik China. Gerakan tangan ini disinkronkan langsung dengan sistem lampu lalu lintas setempat untuk memberikan instruksi yang jelas, tegas, dan konsisten kepada para pengguna jalan. Robot akan menggerakkan tangannya untuk memberi aba-aba berhenti atau melintas kepada pengendara mobil dan sepeda motor, serta memantau pergerakan para pejalan kaki yang hendak menyeberang di area zebra cross.
Kemampuan paling mengagumkan dari robot ini terletak pada sistem pengenalan visual canggih yang memungkinkannya mendeteksi berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Robot ini mampu mengidentifikasi berbagai pelanggaran umum, seperti pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm keselamatan, kendaraan yang berhenti melebihi garis marka jalan, pengendara motor yang membawa pembonceng melebihi kapasitas, hingga pejalan kaki yang nekat menerobos jalur khusus kendaraan bermotor. Ketika mendeteksi adanya tindakan yang melanggar hukum, robot akan segera mengeluarkan teguran suara secara langsung melalui pengeras suara yang terpasang pada tubuhnya.
Sistem penindakan yang diterapkan oleh robot polisi ini juga dirancang sangat terstruktur dan tegas. Jika pengendara yang melakukan pelanggaran tetap tidak mengindahkan teguran suara hingga tiga kali peringatan, sistem AI pada robot akan secara otomatis merekam bukti pelanggaran tersebut dalam bentuk data visual. Data rekaman pelanggaran tersebut kemudian dikirimkan secara instan ke pusat kendali Biro Polisi Lalu Lintas untuk ditindaklanjuti dengan penerbitan surat tilang resmi kepada pemilik kendaraan.
Efektivitas kerja dari skuad robot ini terbukti sangat fenomenal sejak awal pengerahannya. Berdasarkan data resmi dari Biro Polisi Lalu Lintas Hangzhou, dalam kurun waktu tiga hari pertama operasionalnya saja, 15 unit robot Hangjing Zhixing berhasil melakukan hampir 12.000 tindakan intervensi terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas di jalan raya. Apabila dikalkulasikan secara rata-rata, artinya skuad robot polisi ini mampu melakukan satu tindakan koreksi atau penindakan pelanggaran setiap 1 menit 43 detik, sebuah catatan efisiensi yang hampir tidak mungkin ditandingi oleh petugas manusia secara manual.
Selain berperan sebagai penegak hukum dan pengatur jalan, robot polisi ini juga difungsikan sebagai pusat layanan informasi interaktif bagi para wisatawan dan warga lokal. Terutama ketika bertugas di kawasan destinasi wisata populer seperti Danau Barat, pengunjung dapat menekan tombol interaksi pada layar robot untuk mengajukan pertanyaan terkait arah jalan atau rute perjalanan. Berkat dukungan large language model (LLM) AI yang terintegrasi di dalamnya, robot ini mampu memahami pertanyaan bahasa manusia dengan baik dan memberikan saran rute perjalanan terbaik secara akurat berdasarkan pemantauan kondisi arus lalu lintas saat itu juga.
Pihak berwenang di Kota Hangzhou menegaskan bahwa pengerahan robot berteknologi tinggi ini bukan bertujuan untuk menggeser atau menggantikan peran polisi manusia secara keseluruhan. Kehadiran robot Hangjing Zhixing ditujukan untuk mengambil alih tugas-tugas lapangan yang bersifat repetitif, monoton, dan menguras fisik petugas, seperti berdiri di tengah terik matahari, meniup peluit, atau memberi arahan gerakan lalu lintas berjam-jam. Dengan adanya pembagian tugas ini, petugas polisi manusia dapat dialihkan fokusnya untuk menangani urusan operasional yang membutuhkan analisis mendalam, penanganan kejadian darurat, investigasi kecelakaan lalu lintas, hingga penindakan pelanggaran berat yang membutuhkan diskresi ketat.
Penerapan teknologi futuristis ini langsung memicu decak kagum dan perhatian luas dari masyarakat serta warganet di China. Banyak pihak yang menilai bahwa pemandangan robot polisi yang berdiri tegak mengatur jalanan kota merupakan wujud nyata dari konsep masa depan bergenre cyberpunk yang kini benar-benar menjadi kenyataan di kehidupan sehari-hari. Tingginya tingkat efisiensi yang ditunjukkan oleh skuad Hangjing Zhixing membuat banyak warga berharap agar teknologi robotik serupa dapat segera diimplementasikan di berbagai kota besar lainnya di China untuk membantu menciptakan ketertiban jalan raya yang lebih aman dan teratur.
Ingin punya website atau aplikasi yang sesuai kebutuhan bisnis kamu? Neo Karya siap membantu mulai dari website company profile, landing page, toko online, hingga sistem custom. Kamu juga bisa melihat portfolio dan layanan kami melalui website resmi kami di link ini. Konsultasikan kebutuhanmu sekarang bersama kami di sinidan mulai bangun bisnis yang lebih profesional di era digital.
Sumber: Kompas
