Apa Itu Framework? Dan Bagaimana Memilih yang Tepat untuk Project-Mu
Bagi kalian yang pernah mencoba membuat project atau sedang mempelajari bahasa pemrograman tertentu, kalian pasti tidak asing dengan istilah “Framework”. Jika, kalian konsultasi dengan seseorang pun, pastinya banyak juga yang menyebutkan ”Framework” yang berbeda-beda. Tapi, apa sih itu Framework? Koq, kayaknya banyak banget?
Dengan banyaknya bisnis yang mulai membesar, banyak yang mulai menyadari kebutuhan akan integrasi bisnis dengan teknologi. Dalam sudut pandang bisnis, mereka butuh membangun project yang berkualitas dan efisien dengan tenaga seminimal mungkin, membuat waktu menjadi kekhawatiran utama dalam membuat project. Disinilah salah satu alasan yang memunculkan framework dalam dunia programming.
Dalam dunia programming, framework merupakan sebuah struktur yang dapat kalian gunakan untuk membangun sebuah software. framework ini, berfungsi sebagai sebuah fondansi, sehingga kalian tidak perlu memulai project baru kalian dari awal.
Mari kita analogikan, kalian ingin membangun sebuah rumah. Jika kalian yang membangun sendiri rumah kalian dari lahan yang kosong, tentunya akan memakan waktu yang sangat lama, terlebih jika kalian membangunnya seorang diri. Berbeda dengan kalian, yang membeli rumah yang sudah dibangun dengan tata letak yang sesuai dengan kebutuhan-mu, tentunya akan sangat menyimpan tenaga dan juga waktumu.
Akan tetapi, tentunya rumah baru-mu belum siap begitu saja. Kalian, masih perlu mengecat, melakukan perbaikan tertentu, mengaktifkan air dan listrik, dan lainnya hingga rumah baru kalian nyaman untuk ditempati.
Dalam programming, framework memiliki tujuan yang sama. Banyak framework diluaran sana yang dirancang dan diuji oleh Software Developer dan Engineer yang handal, sehingga kalian tahu bahwa framework tersebut merupakan fodansi yang kuat.
Tipe-tipe Framework
Seperti yang sudah dibahas, framework memiliki banyak potensi yang tak terbatas. Oleh karena itu, penting buat kalian untuk memilih dan gunakan framework yang sesuai dengan arahan pembuatan project-mu. Penting buat kalian untuk memilih framework yang populer digunakan dengan basis pengguna yang besar dan setia. Berikut merupakan beberapa framework yang paling populer berdasarkan jenis pengaplikasiannya.
1. Front-end Framework
Framework ini dapat membantu kalian dalam membangun bagian front-end project kalian dengan menggunakan bahasa HTML, CSS, JavaScript, dll. Selain itu, front-end developer dapat membangun elemen desain UX pada project mereka, dalam bentuk web atau aplikasi, yang masuk dalam kategori ini. Beberapa front-end framework yang populer merupakan React, Angular, VueJs, dll.
2. Back-end Framework
Back-end framework adalah sebuah library back-end yang dapat membantu membangun struktur website. Selain itu, framework ini biasanya menyediakan element paket yang membantu dalam mengembangkan aplikasi web apapun dengan menghilangkan kebutuhan membangun dari nol. Beberapa framework yang populer dalam kategori ini merupakan Django, ExpressJS, Laravel, dll.
3. Web Frameworks
Framework ini menyediakan seluruh elemen utama, seperti potongan kode, template, ataupun elemen-elemen web lainnya yang dapat mudah digunakan untuk layanan web biasa, API, dll. Beberapa framework web yang populer merupakan Ruby on Rails, ASP.NET, Sprint, dll.
4. Mobile App Framework
Sebuah platform yang membantu dalam pembuatan aplikasi mobile dengan bantuan tools, interface, compiler, dll., sehingga menghasilkan pengembangan aplikasi yang lancar. Beberapa framework yang populer merupakan React Native, Flutter, Xamarin, dll.
5. Content Management Framework
Sebuah platform yang dapat membantu mengelola dan penyelarasan rantai konten dan membantu dalam pembuatan website. Beberapa content management framework yang mungkin kalian sering dengan berupa Drupal, WordPress, Joomla, etc.
6. Data Science Framework
Berbeda dari framework sebelumnya, Data Science Framework berbentuk tool yang dapat membantu pengembangan selam eksekusi data dan membantu mengimplikasikan teknik-teknik terkait lainnya, Beberapa framework yang populer merupakan Tensorflow, Keras, Numpy, dll.
Kesimpulan
Dengan pengunaan yang baik dan benar, penggunaan framework ini dapat membantu pembangunan project mu dengan lebih cepat, mudah, dan terorganisir dengan bantuan-bantuan yang disediakan masing-masing framework. Walaupun tidak diwajibkan dalam penggunaan framework, developer dapat menyimpan waktu, tenang, meningkatkan sekuritas project-nya, serta membangun project yang dinamis, scalable, dan efisien di berbagai platform. Namun, perlu diingat, framework yang tepat tergantung dengan project yang sedang dibuat.
Source: GeeksForGeeks, Codecademy
